SOFTWARE HOTEL

Pertumbuhan ekonomi di indonesia dalam beberapa tahun terakhir berimplikasi terhadap pertumbuhan berbagai sektor usaha seperti usaha jasa perhotelan dan telah menimbulkan efek positif terhadap pertumbuhan usaha terkait.

Usaha-usaha yang mengalami dampak positif terhadap pertumbuhan usaha jasa perhotelan adalah segala jenis usaha yang berhubungan dengan pembangunan hotel serta supplier  barang kebutuhan operasional & manajemen hotel.

Salah satu bidang usaha yang mengalami dampak positif pertumbuhan hotel adalah penyedia system komputer hotel atau software manajemen hotel.  Pada saat ini, semakin banyak system komputer hotel yang beredar di pasaran, baik itu produk lokal maupun dari luar negeri. Ada yang berjuang sendiri mencari pelanggan dan ada juga yang menempel atau satu paket dengan brand hotel tertentu.

Bagi para pekerja hotel, apapun merek software tersebut yang terpenting adalah dapat mempermudah mereka dalam bekerja, dan bagi para pemilik hotel yang terpenting adalah semua transaksi dihotel dapat berjalan dengan aman dan pelayanan kepada tamu dapat berjalan lancar.

SEKILAS TENTANG OHS

OHS merupakan nama produk dari program software untuk aplikasi perhotelan. Perancang OHS adalah seorang ahli dibidang IT sekaligus berpengalaman dalam dispilin ilmu perhotelan, karena sudah berkecimpung dan bekerja di hotel sejak tahun 1980.

OHS dibangun berbasis DOS, selain daya tahan yang handal dari serangan virus dan hacker.  OS NETWARE NOVEL pada SERVER sangat terjaga, karena memiliki tingkat keamanan data yang tinggi. Userpun dapat menghemat 40% dari biaya pembelian hardware dan software yang ber-lisence.

Selain itu OHS berjalan secara terpadu on-line, mulai dari proses check-in tamu, transaksi FO.Cashier, transaksi  POS Outlet hingga proses berkelanjutan di departemen Akunting dan  hanya dengan sebuah komputer Server. (ter -intergrated-). Hingga saat ini OHS sudah banyak dipakai oleh hotel-hotel kelas kecil dan menengah di berbagai wilayah tanah air.

APLIKASI dan MODUL dalam OHS

Aplikasi dan modul yang dimiliki oleh OHS terbagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu:

  1. Aplikasi Front-Office / Operasional
  • Modul Registrasi
  • Modul FO.Cashier
  • Modul Reservasi
  • Modul Housekeeping
  • Modul POS
  • Modul Night-Audit
  1. Aplikasi Back-Office
  • Modul General -Cashier
  • Modul Account Receivable (AR
  • Modul Income Audit
  • Modul Inventory (Purchasing, Receiving, Store),
  • Modul Account Payable/Hutang.
  • Modul General Ledger
  1. Aplikasi Management (Admin/Analisa)
  • Modul Manager report,
  • Modul HRD (Absensi, Biodata dan Payroll)
  • Modul Security
  • Modul POMEC/Engineering

Dengan modul-modul yang cukup lengkap tersebut, OHS adalah software sistem komputer hotel yang sangat murah jika dibandingkan dengan merek-merek lain, terlebih jika dibandingkan dengan software yang berbasis Window.

 

Selain OHS yang berbasis DOS, team IT kami juga mengembangkan sistem komputer hotel berbasis web atau web based hotel management system. Dengan system komputer berbasis web ini, maka owner hotel dapat secara langsung dan real time mengakses ke system hotel dari manapun dan kapanpun dan dapat secara langsung mengetahui jumlah kamar yang di boooking tamu, tamu yang inhouse, tamu yang sudah check out atau belum check out, berapa pendapatan hotel pada saat itu serta informasi lain yang dibutuhkan oleh owner hotel maupun manager hotel.

Sytem komputer berbasis web ini kami padukan dengan online booking engine sehingga dengan adanya booking engine yang menempel pada website hotel, para tamu yang membuka website hotel anda dapat melakukan reservasi online secara langsung ke hotel anda, dengan update ketersediaan kamar atau room availability secara otomatis oleh system.

Untuk informasi lengkap tentang software – software hasil ciptaan team IT kami, silahkan menghubungi kami di 0812-1364-3814 atau email ke cso@knhotels.com ; kn.management@yahoo.co.id

International Chain,National Chain atau Independent Hotel?


www.knhotels.com

Apa keuntungan dan kerugian bagi pemilik  hotel jika property-nya bergabung dengan suatu chain hotel..???

Pada tahun-tahun terakhir ini,invasi dan expansi perusahaan pengelola hotel dengan system jaringan atau International Chain Hotel Management Company dari berbagai penjuru dunia yang beroperasi di Indonesia berkembang dengan sagat pesat.  Perhatikanlah, jika dahulu kita hanya mengenal Hyatt, Mandarin,Hilton,Intercontinental dan Accor, maka sekarang ini ada beberapa pemain yang masih terbilang baru namun sudah menunjukan perkembangan yang sangat luar biasa seperti Aston,Alila,Swissbelhotel,Bestwestern,Tauzia, Core International dll.

Bagaimana dengan perusahaan pengelola hotel dalam negeri sendiri? ya, ternyata selain International Chain, perkembangan perusahaan pengelola hotel dalam negeri atau National Hotel Chain Company pun menunjukan perkembangan yang sangat pesat, misalnya Sahid Group,Santika Group,Bidakara Group,Horison Group,Singgasana Hotels (Sultan),Aryaduta,Jayakarta,Sofyan Group dan yang terakhir Kagum Group yang beroperasi di kota Bandung.

Lalu siapakah mereka?apakah mereka pemilik hotel atau pengelola hotel?

Perusahaan pengelola hotel adalah perusahaan yang didalamnya berisi para ahli di bidang perhotelan dimana mereka dulunya adalah juga karyawan hotel. Untuk International Chain Hotel, sebagian besar adalah perusahaan yang khusus menjadi pengelola hotel, namun untuk Nasional Chain Hotel hampir semuanya adalah berangkat dari pemilik hotel kemudian berexpansi menjadi perusahaan pengelola hotel.

Mengapa perusahaan pengelola hotel?apakah ini suatu bisnis baru?

Di Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan hotel sudah ada sejak lama, namun baru terasa perkembangannya 10 tahun terakhir ini terutama setelah terjadinya kerusuhan Mei 2008 dan berkembang sangat pesat dalam 5 tahun terakhir.

Bagaimana perusahaan pengelola hotel bekerja dan dari mana sumber penghasilannya?

Bahwa setiap perusahaan pengelola hotel memiliki ‘Brand Hotel’ sendiri-sendiri yang sudah dilindungi Undang-Undang, apabila ada pemilik hotel yang menginginkan penggunaan ‘brand’ atau merek atau nama hotel tersebut maka pemilik hotel akan dikenakan biaya royati. selanjutnya, penggunaan ‘brand’ atau merek tidak dimungkinkan tanpa adanya pengelolaan dari pemilik merek sehingga antara ‘brand’ dan pengelolaan adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan atau satu paket sehingga pemilik akan dikenakan lagi biaya pengelolaan yaitu ‘base management fee’  yang diambil sekian persen dari total hotel revenue dan incentive fee yang diambil sekian persen dari gross operating profit atau revenue dikurangi biaya operasional. selain fee-fee diatas ada beberapa perusahaan yang juga mengenakan fee marketing dll.

Melihat begitu banyaknya fee-fee yang harus ditanggung oleh pemilik hotel,kemudian apa yang menjadi keuntungan bagi pemilik jika bergabung dengan suatu chain hotel?

Ada banyak keuntungan yang diperoleh oleh pemilik hotel jika hotelnya dikelola oleh perusahaan chain hotel diantaranya:

1. Brand hotel atau Merek Hotel atau Nama Hotel sudah terkenal

2.Standarisasi baik dari segi fisik maupun management

3.Standarisasi sistem pelayanan

4.Sistem pemasaran yang terpadu, dll.

Selanjutnya bagaimana dengan hotel-hotel yang dikelola sendiri oleh pemiliknya atau Independdent hotel?bahwa dengan swa kelola, pemilik tidak akan kehilangan sejumlah fee-fee yang harus dibayarnya jika hotelnya dikelola oleh perusahaan pengelola, namun keuntungan-keuntungan yang ada jika bergabung dengan chain hotelpun mungkin lebih sulit untuk didapatkan. Diperlukan kerja keras yang cukup lama untuk membangun sebuah nama besar atau kredibilitas yang tentunya harus didukung dengan komitment dan konsistensi yang baik dalam jangka panjang.

www.knhotels.com