Terjatuh Menjelang Garis Finish..

hotel training

Sebuah ulasan tentang professionalisme karyawan hotel….

Sebuah bisnis hotel yang memiliki lokasi strategis dengan konsep produk yang juga baik akan kalah dalam berkompetisi apabila tidak ditunjang dengan pengelolaan atau manajemen yang baik pula. Lalu bagaimana menciptakan manajemen hotel yang baik itu?
1. Ciptakan Standard Operating & Procedures
SOP hotel sangat banyak dan terbagi di tiap-tiap departemen seperti SOP di front office, housekeeping, FB dll. Anda Sebaiknya menggunakan SOP yang lajim digunakan di perhotelan karena pada umumnya tamu-tamu hotel sudah terbiasa dilayani dengan menggunakan SOP sehingga apabila pelayanan hotel anda melenceng dari SOP yang umum ada di hotel maka akan aneh dimata tamu. Salah satu SOP yang sangat simple di hotel adalah “greeting the guest” yaitu bagaimana staff hotel menyapa para tamunnya. Jangan sampai staff hotel anda memanggil tamu dengan sebutan “kaka” atau “mas” karena panggilan ini tidak lazim di hotel.
2. Training Secara Kontinyu
SOP harus ditrainingkan kepada para karyawan anda karena tamu akan sangat dengan mudah mengetahui apakah karyawan anda mendapatkan training atau tidak dari cara mereka berinteraksi dengan tamu. Training akan menjadikan karyawan anda terlihat professional yang akan serta merta memberikan citra positif bagi hotel anda. Training harus dilakukan secara rutin agar karyawan selalu ingat untuk selalu memberikan pelayanan yang baik bagi para tamu dan agar mereka merasa bahwa perusahaan juga memberikan perhatian akan arti pentingnya karyawan bagi kesuksesan usaha hotel.
3. Pengawasan Secara Intens
Pengawasan terhadap implementasi dari SOP yang sudah ditrainingkan juga sangat penting dilakukan. Sebagai contoh; seorang room supervisor yang mengecek kamar yang sudah dalam kondisi vacant clean namum masih mendapati beberapa dinding yang berdebu lembut menandakan bahwa room boy yang membersihkan kamar melewati salah satu prosedur membersihkan kamar yaitu ‘dusting’. Meskipun terkesan sepele, namun bagi tamu yang cukup kritis dan detail akan mengetahui bahwa kamar dibersihkan secara benar atau tidak. Jika seorang room supervisor tidak melakukan fungsi pengawasan secara benar maka yang bersangkutan juga harus mendapatkan training “Supervisory Skill Training”
4. Reward & Punishment
Manusia bukanlah robot, mereka memiliki perasaan yang kadang teramat halus. Karyawan akan sangat mudah termotivasi apabila mendapatkan perhatian dari atasannya, bisa dalam bentuk yang paling sederhana yaitu ucapan terima kasih. Karyawan juga sangat mudah terdemotivasi apabila hasil usahanya tidak mendapatkan apresiasi dari atasannya sehingga fungsi seorang Manager yang paling penting adalah pengelolaan SDM. Seorang Manager tidak akan ada artinya tanpa dukungan anak buah yang solid dan dapat bekerja secara produktif.
Selain Reward, punishment juga penting diberlakukan untuk memberikan teguran atau peringatan bagi karyawan yang tidak dapat berkinerja dengan baik seperti sering terlambat, bekerja kurang teliti dll. Jika punishment tidak diberlakukan maka karyawan anda akan tidak hormat kepada atasannya karena mereka akan berfikiran bahwa atasannya tidak berani menegur.
Fungsi dari Manager adalah memastikan bahwa semua karyawan sudah mendapatkan pelatihan tentang SOP dilingkungan kerja masing-masing dan bekerja berdasarkan SOP tersebut sehingga pelayanan oleh karyawan hotel akan seragam, baik oleh karyawan yang bekerja di shift pagi, siang maupun malam. Tanpa adanya SOP, training dan pengawasan yang intens maka dikhawatirkan tamu yang pada saat check in mendapatkan pelayanan yang baik dari shift sore namun kecewa dengan sikap dan pelayanan karyawan pada saat check out di hari berikutnya oleh karyawan yang berbeda yang menyebabkan tamu tersebut kecewa. Hal ini dapat dianalogikan seperti regu pelari estafet yang terjatuh menjelang garis finish.
Perlu diketahui oleh para pemilik usaha hotel, bahwa lokasi yang strategis dan produk yang berkualitas dengan harga yang sesuai akan menyebabkan tamu datang tanpa diundang.,namun pelayanan yang buruk oleh karyawan akan menyebabkan tamu yang datang tanpa diundang tersebut tidak akan pernah kembali lagi ke hotel anda.

 

Salam,
Rohayadi Supriyatno
081213643814

Advertisements

KONSULTAN HOTEL


Banyak para pemilik hotel atau calon pemilik hotel yang bertanya kepada kami tentang jasa apa yang dapat kami berikan kepada para pemilik hotel. Sebagai konsultan hotel, kami membantu para pemilik hotel atau para calon pemilik hotel dalam beberapa kategori pelayanan yaitu:

1. Technical Service
Adalah jasa yang kami berikan dalam membantu para calon pemilik hotel atau yang sudah memiliki hotel pada saat mereka ingin memulai bisnis ini. Jasa yang kami berikan mulai dari tahap konsultasi masalah ide hotel atau ide konsep hotel yang akan dibangun. setelah itu, kami membantu dalam hal penentuan lokasi, studi kelayakan, pemilihan arsitek dan kontraktor, pengurusan perizinan hingga pada tahap pemilihan barang-barang kebutuhan hotel dll.

2. Pre Opening Service
Adalah jasa yang kami berikan pada saat pembangunan hotel sudah mendekati tahap penyelesaian. Jasa yang kami berikan meliputi rekruitment pegawai, pelatihan pegawai, penyiapan standar operation & prosedur, policy & procedure, simulasi kerja bagi karyawan sampai hotel tersebut dibuka untuk umum.

3. Operation & Management
Setelah hotel anda dibuka untuk umum, maka dibutuhkan pengelolaan secara baik dan benar agar hotel anda dapat memberikan keuntungan maksimal. Pengelolaan hotel cukup rumit dan banyak menyita waktu dan energi sehingga banyak pemilik hotel yang menyerahkan pengelolaannya kepada para operator hotel, dan sebagai pemilik anda cukup menerima laporan perkembangannya saja. Dengan menyerahkan pengelolaan hotel kepada perusahaan pengelola hotel, anda dapat lebih memfokuskan diri pada pengembangan usaha seperti pembangunan hotel baru di wilayah lain.

Demikianlah tiga service utama yang kami berikan sebagai konsultan hotel kepada para pemilik hotel atau calon pemilik hotel di Indonesia, kami yankin bahwa sinergi antara anda sebagai pemilik hotel dan kami sebagai pengelola hotel akan mampu membawa bisnis hotel anda kearah yang lebih baik dan menguntungkan.
KN HOTELS Management adalah Konsultant dan Pengelola Hotel yang Paling Disukai di Indonesia

Langkah Memulai Bisnis Hotel


Bisnis hotel adalah bisnis yang sangat menguntungkan dan sustainable atau bertahan lama. Salah satu hal yang pasti dari memiliki bisnis hotel adalah mendapatkan nilai jual property hotel anda yang jauh lebih tinggi dari modal yang anda keluarkan pada saat pembangunannya, bahkan apabila hotel anda selalu ramai dikunjungi tamu dengan tingkat huni yang tinggi maka nilai hotel anda akan berlipat lipat. Disinilah kuncinya mengapa pengusaha yang sudah memiliki satu hotel akan dalam waktu yang tidak terlalu lama memiliki hotel baru yang lain.

Berbeda dengan bisnis lain, kesuksesan bisnis hotel dikarenakan para pemilik maupun pengelola hotel lebih banyak menitikberatkan kepada faktor SDM sebagai pelaksana. Sudah banyak slogan perusahaan besar pengelola hotel yang menyatakan bahwa bisnis hotel adalah mengenai bagaimana menyenangkan para tamu dan untuk dapat menyenangkan para tamu maka para karyawan yang bekerja di suatu hotel haruslah merasa senang terlebih dahulu, dan bagaimana untuk membuat karyawan senang, tentu banyak caranya.

Selain itu, faktor lokasi , faktor harga, faktor kebersihan dan kenyamanan, faktor fleksibilitas juga memegang peranan yang sangat penting terdadap kesuksesan bisnis ini, sehingga bagi anda yang berencana memulai business hotel dapat mempertimbangkan faktor-faktor diatas.

Memulai bisnis hotel, secara teknisnya dapat kami jabarkan dalam langkah-langkah dibawah ini:

1. Ide atau Konsep Hotel.

Banyak pemilik hotel atau pengusaha hotel yang sukses memulai bisnis ini dari nol hanya dengan memiliki ide atau konsep cemerlang tentang hotel yang akan dibangunnya.

2. Permodalan
Setelah ide anda cukup menggebu dan anda merasa sangat yakin dengan ide tersebut, maka langkah selanjutnya adalah dengan melihat faktor permodalan anda. Berapa biaya yangdibutuhkan untuk membangun sebuah hotel? Tentu disesuaikan dengan besar kecilnya hotel yang kelak akan anda bangun. Namun apabila permodalannya tidak begitu besar, anda tetap dapat membangun hotel dengan konsep simple atau budget hotel.
Memulai membangun hotel tidak harus anda memiliki modal 100% namun anda bisa memulai dengan menyediakan 40-50% nya saja, selebihnya bisa anda dapatkan dari pinjaman bank. Lebih jauh tentang tata cara membangun hotel dengan pembiayaan perbankan sudah kami buatkan penjabarannya dalam artikel kami yang lain.

3. Penentuan Lokasi

Faktor lokasi sangat menentukan kesuksesan usaha hotel sehingga pemilihan lokasi harus anda lakukan dengan sangat hati-hati. Pada penentuan lokasi ini, anda dapat membeli tanah yang masih kosong atau tanah dengan bangunan yang tidak berfungsi dan dapat anda beli dengan harga yang tidak terlalu tinggi.

4. Buat Studi Kelayakan atau Feasibility Study

Kadangkala kita sangat yakin dengan insting bisnis kita, namun perhitungan cermat dan investigasi mendalam dari sebuah studi kelayakan akan sangat membantu anda. Studi kelayakan dapat memberikan gambaran yang akurat dan detail tentang prospek bisnis hotel anda, jenis hotel anda, berapa jumlah kamar yang harus dibangun, fasilitas apasaja yang perlu dan tidak perlu, berapa harga kamarnya berapa investasinya sampai berapa lama investasi anda akan kembali. Dengan studi kelayakan, anda dapat mencegah terjadinya kerugian besar yang diakibatkan salah dalam merancang hotel anda. Agar Hasil dari Study Kelayakan ini hasilnya murni dan fair, maka sebaiknya Studi Kelayakan dibuat oleh konsultan bisnis hotel yang mengerti betul tentang seluk beluk bisnis hotel.

5. Libatkan Konsultan Hotel 
Dengan melibatkan konsultan hotel, akan banyak mengurangi beban pekerjaan perencanaan hotel anda dan dengan adanya konsultan hotel maka perencanaan detail terhadap rencana operasional hotel dapat dilakukan dengan lebih baik. Adanya konsultan hotel dapat menghemat banyak dana yang disebabkan anda salah beli barang dan peralatan serta salah design yang menyebabkan pembangunan harus dibongkar ulang dikarenakan tidak operation wise.

6. Penentuan Arsitek 
Untuk mendesign hotel agar maksimal dalam pemanfaatan ruang dan agar kontraktor dapat membangun hotel dengan biaya effisien maka dibutuhkan seorang arsitek atau konsultan perencana dalam perencanaan pembangunan hotel anda. Arsitek akan menggambar seluruh arsitektur bangunan, membuat gambar mekanikal & elektrikal serta plumbing sampai membuat rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan hotel anda tersebut. Gambar arsitektur juga dibutuhkan dalam pengurusan IMB hotel anda.

7. Pengurusan Perijinan
Sebelum anda membangun hotel, anda harus mengurus segala perijinannya. Yang paling pertama tentunya adalah izin lokasi karena tanpa izin ini tentu anda tidak dapat mengurus izin-izin yang lain dari pemda setempat. Tentang apa saja perizinan hotel, silahkan lihat pada halaman tentang perizinan hotel disini

8. Penentuan Kontraktor & Konsultan Pengawas

Setelah design arsitektur  hotel anda selesai dan Izin Mendirikan Bangunan didapatkan dari Pemda setempat, maka tahap selanjutnya adalah menentukan siapa yang akan menjadi kontraktor pembangunan hotel anda. untuk menentukan siapa kontraktor pembangunan hotel, dapat dikakukan dengan cara tender atau penunjukan langsung. Selain kontraktor, anda juga harus menentukan siapa yang akan menjadi Konsultan Pengawas atau Konsultan MK yang bertugas mengawasi kontraktor agar proses pembangunan berjalan tepat waktu serta sesuai dengan spesifikasi2 yang dibuat oleh konsultan perencana. Konsultan Pengawas adalah wakil dari Project Owner dalam proses pembangunan hotel.

9. Belanja Kebutuhan Barang dan Perlengkapan Hotel.
Untuk kebutuhan ini, anda dapat melakukannya sendiri, namun dengan adanya konsultan yang membantu anda maka terjadinya salah beli atau harga barang terlalu mahal dapat anda hindari. Barang-barang kebutuhan operasional hotel cukup mahal harganya sehingga terjadinya salah beli akan mengakibatkan investasi yang membengkak.

10. Persiapan Pembukaan Hotel
Apabila sampai tahap nomor 9 anda melakukannya tanpa bantuan Konsultan hotel, maka pada tahap persiapan pembukaan hotel ini, anda benar benar harus menyewa seorang konsultan atau tenaga ahli untuk melakukan rekruitmernt pegawai, pembuatan standar operasional & prosedur, training dll. Untuk kebutuhan ini, anda tidak dapat lakukan sendiri kecuali jika anda memang seorang ahli di bidang manajemen hotel dengan pengalaman yang cukup.

11. Pembukaan Hotel 

Setelah hotel anda dibuka untuk umum, anda akan mengalami masa-masa dimana tidak ada tamu yang datang menginap dihotel anda. Dibutuhkan kerja keras dari tenaga pemasaran untuk dapat menghadirkan tamu ke hotel anda sehingga pada tahap awal ini, anggaran pemasaran harus mendapatkan prioritas utama.

Demikian sekilas yang dapat kami sampaikan tentang tata cara memulai bisnis hotel, kami yakin bahwa memiliki hotel bukanlah monopoli kalangan dengan modal besar, namun dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki tekad kuat dan ketekukan dalam memulai bisnis ini, ditambah kejelian dalam melihat peluang. Kami sangat senang jika tulisan ini dapat menginspirasi anda untuk memulai berbisnis di bidang perhotelan, terlebih lagi jika anda memanfaatkan jasa kami sebagai konsultan dan pengelolanya.

Salam Hangat,

Rohayadi Supriyatno
Sr. Hotel Consultant/ 0812.1364.3814

Hotel di Dalam Gedung atau Ruko dijadikan Hotel?


Sebuah Ide Bisnis
www.knhotels.com

Sudah banyak sekali kita jumpai hotel di kota-kota besar dengan bangunan yang cukup mewah dan mentereng, atau hotel-hotel dikawasan tempat wisata yang kita sebut juga dengan resort hotel. keduanya membutuhkan investasi yang tidak sedikit dalam pembangunannya karena selain lahan yang dibutuhkan juga sudah mahal, perijinan dan konstruksi juga akan banyak memakan biaya.

Namun, bagi anda yang ingin memiliki usaha hotel tanpa harus membeli tanah, menyiapkan konstruksi dll, sudah selayaknya anda berfikir untuk menyewa. ya, menyewa sebagian bangunan atau mungkin saja ruko yang memiliki lokasi strategis dan difungsikan sebagai hotel atau ruang meeting.

Menyewa sebagian bangunan, atau ruko untuk dialihfungsikan menjadi hotel memang sangat memungkinkan. bahkan, jika pemilik bangunan atau ruko mau melakukannya dengan skema kerjasama, hal ini akan lebih meminimalkan biaya, minimal tidak harus mengeluarkan biaya sewa untuk jangka waktu sekian tahun. Dalam dunia pengelolaan usaha hotel ada istilah skema Build Operating Transfer yang artinya pengelola merenovasi atau membangun hotel, mengelola untuk jangka waktu tertentu yang biasanya 25 tahun dan setelah jangka waktu tercapai maka property hotel beserta isinya akan menjadi hak pemilik tanah atau bangunan.

Kota metropolitan seperti Jakarta yang sangat padat dengan lalulintas yang buruk, membuat orang akan mencari lokasi akomodasi maupun ruang meeting yang tidak jauh dari kantor mereka, hal ini adalah salah satu peluang bisnis hotel maupun ruang meeting di dalam gedung. saat ini, ruang pengelola ruang meeting di dalam gedung sudah mulai banyak bermunculan di Jakarta dan kota besar lainnya di Indonesia, namun pelakunya adalah para investor asing. sebut saja Regus, the executive center, CEO suites dll. Untuk hotel,Ritz Carlton & Marriot yang sudah melakukannya.

Sekarang, adakah inverstor dalam negeri yang mau melakukan hal yang sama..??
www.knhotels.com

International Chain,National Chain atau Independent Hotel?


www.knhotels.com

Apa keuntungan dan kerugian bagi pemilik  hotel jika property-nya bergabung dengan suatu chain hotel..???

Pada tahun-tahun terakhir ini,invasi dan expansi perusahaan pengelola hotel dengan system jaringan atau International Chain Hotel Management Company dari berbagai penjuru dunia yang beroperasi di Indonesia berkembang dengan sagat pesat.  Perhatikanlah, jika dahulu kita hanya mengenal Hyatt, Mandarin,Hilton,Intercontinental dan Accor, maka sekarang ini ada beberapa pemain yang masih terbilang baru namun sudah menunjukan perkembangan yang sangat luar biasa seperti Aston,Alila,Swissbelhotel,Bestwestern,Tauzia, Core International dll.

Bagaimana dengan perusahaan pengelola hotel dalam negeri sendiri? ya, ternyata selain International Chain, perkembangan perusahaan pengelola hotel dalam negeri atau National Hotel Chain Company pun menunjukan perkembangan yang sangat pesat, misalnya Sahid Group,Santika Group,Bidakara Group,Horison Group,Singgasana Hotels (Sultan),Aryaduta,Jayakarta,Sofyan Group dan yang terakhir Kagum Group yang beroperasi di kota Bandung.

Lalu siapakah mereka?apakah mereka pemilik hotel atau pengelola hotel?

Perusahaan pengelola hotel adalah perusahaan yang didalamnya berisi para ahli di bidang perhotelan dimana mereka dulunya adalah juga karyawan hotel. Untuk International Chain Hotel, sebagian besar adalah perusahaan yang khusus menjadi pengelola hotel, namun untuk Nasional Chain Hotel hampir semuanya adalah berangkat dari pemilik hotel kemudian berexpansi menjadi perusahaan pengelola hotel.

Mengapa perusahaan pengelola hotel?apakah ini suatu bisnis baru?

Di Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan hotel sudah ada sejak lama, namun baru terasa perkembangannya 10 tahun terakhir ini terutama setelah terjadinya kerusuhan Mei 2008 dan berkembang sangat pesat dalam 5 tahun terakhir.

Bagaimana perusahaan pengelola hotel bekerja dan dari mana sumber penghasilannya?

Bahwa setiap perusahaan pengelola hotel memiliki ‘Brand Hotel’ sendiri-sendiri yang sudah dilindungi Undang-Undang, apabila ada pemilik hotel yang menginginkan penggunaan ‘brand’ atau merek atau nama hotel tersebut maka pemilik hotel akan dikenakan biaya royati. selanjutnya, penggunaan ‘brand’ atau merek tidak dimungkinkan tanpa adanya pengelolaan dari pemilik merek sehingga antara ‘brand’ dan pengelolaan adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan atau satu paket sehingga pemilik akan dikenakan lagi biaya pengelolaan yaitu ‘base management fee’  yang diambil sekian persen dari total hotel revenue dan incentive fee yang diambil sekian persen dari gross operating profit atau revenue dikurangi biaya operasional. selain fee-fee diatas ada beberapa perusahaan yang juga mengenakan fee marketing dll.

Melihat begitu banyaknya fee-fee yang harus ditanggung oleh pemilik hotel,kemudian apa yang menjadi keuntungan bagi pemilik jika bergabung dengan suatu chain hotel?

Ada banyak keuntungan yang diperoleh oleh pemilik hotel jika hotelnya dikelola oleh perusahaan chain hotel diantaranya:

1. Brand hotel atau Merek Hotel atau Nama Hotel sudah terkenal

2.Standarisasi baik dari segi fisik maupun management

3.Standarisasi sistem pelayanan

4.Sistem pemasaran yang terpadu, dll.

Selanjutnya bagaimana dengan hotel-hotel yang dikelola sendiri oleh pemiliknya atau Independdent hotel?bahwa dengan swa kelola, pemilik tidak akan kehilangan sejumlah fee-fee yang harus dibayarnya jika hotelnya dikelola oleh perusahaan pengelola, namun keuntungan-keuntungan yang ada jika bergabung dengan chain hotelpun mungkin lebih sulit untuk didapatkan. Diperlukan kerja keras yang cukup lama untuk membangun sebuah nama besar atau kredibilitas yang tentunya harus didukung dengan komitment dan konsistensi yang baik dalam jangka panjang.

www.knhotels.com