Prospek Bisnis Hotel Tahun 2017

logo-white

Sebagai penutup akhir tahun 2016 ini, dan seperti tahun-tahun sebelumnya sejak tahun 2010 lalu dimana kami selalu memberikan catatan akhir tahun serta memberika analisa serta prediksi bisnis hotel untuk tahun berikutnya.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman kami dan apa yang kami sampaikan dalam tulisan kami sebelumnya bahwa apa yang kami sampaikan dalam prediksi tentang bisnis hotel selalu tepat dan cukup bermanfaat bagi anda yang akan menekuni bisnis ini. Namun perlu juga difahami bahwa kami memberikan ulasan ini bersifat umum dan dapat diakses oleh siapapun sehingga apa yang kami sampaikan tentu tidak dapat diaplikasikan spesifik merujuk kepada sebuah lokasi hotel.

Tahun 2016 yang segera berlalu, secara umum kondisi bisnis hotel di Indonesia masih cukup baik. Peningkatan supply hotel diikuti dengan pertumbuhan pasar yang sebanding sehingga tahun 2016 secara Year To Date hotel-hotel mengalami tingkat hunian yang cukup moderate dan masih menguntungkan. Namun kondisi ini tidak berlaku pada beberapa kota dengan tingkat persaingan yang sangat ketat namun dengan pertumbuhan pasar yang stagnan sehingga meskipun secara tingkat hunian kamar masih cukup moderat namun dengan tingkat Average Room Rate yang rendah.

Pada tahun 2017 yang tinggal menghitung hari ini, tentu sudah banyak pihak yang turut menghitung serta membuat asumsi-asumsi bisnis hotel yang cocok untuk dikembangkan, ada juga beberapa pihak yang berencana meninggalkan bisnis ini karena mengalami kegagalan pada tahun sebelumnya, tentu ini sangat disayangkan. Perlu diketahui bahwa kesuksesan usaha hotel pada tahun-tahun sekarang ini bukan lagi hanya tergantung faktor lokasi, namun sudah tergantung kepada konsep hotel, kualitas produk serta pelayanan, level keunikan serta manajemen sehingga aspek perencanaan memegang peranan yang sangat penting. Ada yang mengatakan bahwa perencanaan yang matang adalah setengah dari memenangkan peperangan (persaingan).

Mengingat pada tahun 2017 supply hotel akan terus bertambah yang tentu akan menaikan level persaingan, maka berikut ini kami berikan sedikit panduan bagi anda yang ingin mengembangkan usaha hotel pada tahun 2017 yang disesuaikan dengan besar kecilnya lahan yang anda miliki;

Lahan dibawan 1000 m2

Apabila luas lahan anda dibawah 1000 m2, buatlah hotel dengan standar kamar bintang 4 namun dengan jumlah kamar terbatas. Sasarlah pasar dengan daya beli menengah yang menginginkan kualitas kamar hotel yang sangat baik & eklusif. Apabila anda tidak menginginkan hotel dengan kualitas standar bintang 4, maka buatlah kamar hotel yang banyak dengan fasilitas minimum sehingga anda akan berkompetisi mengejar quantity dengan pasar sasaran adalah group dengan anggaran terbatas.

Lahan antara 1000 m2 – 3000 m2

Apabila anda memiliki lahan antara 1000 m2 sampai dengan 3000 m2, buatlah hotel dengan klasifikasi bintang 3 plus. Konsep hotel bintang 3 plus ini untuk mengantisipasi permintaan pasar hotel yang memiliki anggaran bintang 3 namun dengan tambahan fasilitas yang lebih baik sehingga dapat menaikan nilai kompetitif dari hotel anda. Konsep kualitas produk bintang 4 dengan jumlah kamar minimum juga dapat diaplikasikan pada lahan ini.

Lahan antara 3000 m2 – 5000 m2

Luas lahan antara 3000 m2 sampai dengan 5000 m2 dapat dikembangkan menjadi banyak konsep hotel, namun apabila posisi lokasi berada dipusat kota besar, maka sebaiknya dikembangan menjadi hotel bintang 4 atau 4 plus.

Luas lahan diatas 5000 m2

Konsep hotel yang ideal untuk luas lahan diatas 5000 m2 dengan posisi di pusat kota besar maka sebaiknya dikembangkan menjadi hotel bintang 5. Perbedaan biaya pembangunan hotel bintang 3,4 & 5 hanya terletak pada interior hotel, furniture serta equipments yang nilainya tidak terlalu besar sehingga aplikasi hotel bintang 5 dapat bersaing dengan para kompetitor yang ada.

Panduan-panduan diatas hanya bersifat umum, terdapat hal-hal lain yang lebih spesifik yang turut mempengaruhi kesuksesan usaha hotel anda kelak diantaranya:

  1. Aspek Lokasi, Aksesibilitas & Visibilitas
  2. Aspek Peraturan Daerah /Ketentuan Tata Ruang Wilayah
  3. Aspek Pasar, Supply & Demand serta Persaingan
  4. Aspek Perencanaan Arsitektur Bagunan Hotel & Interior
  5. Dukungan Dana yang Cukup
  6. Manajemen / Operator Hotel
  7. Dll.

Demikian pemikiran yang dapat kami sampaikan pada akhir tahun 2016 ini, semoga tahun 2017 merupakan tahun yang baik bagi bisnis kita semua, amin.

Salam,

Rohayadi Supriyatno/ 081213643814

Operator Hotel, Menjaga Bisnis dan Asset Hotel Anda Tetap Baik

operator hotel

Dalam sebuah kunjungan singkat ke Kota Pekanbaru pada awal Januari 2016 ini, team kami sengaja memilih menginap di sebuah hotel independent berbintang 3 yang tidak di kelola oleh operator hotel manapun. Secara lokasi hotel ini cukup strategis karena berada di pusat keramaian Kota Pekanbaru. Apabila dilihat dari tampilan luar hotel ini cukup menarik.,yuuk kita teliti di dalamnya seperti apa…

1. Proses Check in 15 menit

Kami datang secara walk in sekitar pukul 18.00 dan kebetulan saat itu hotel sangat sepi, kok sepi ya.? seorang receptionist pria dengan menggunakan seragam berdasi (tanpa jas) menyambut kami dan menyatakan bahwa masih tersedia kamar type deluxe dan kami sepakat untuk mengambil kamar tersebut. Dalam pandangan kami receptionist tersebut tidak cukup professional untuk memproses registrasi hingga tuntas karena dibutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menyelesaikannya. hal ini tentu tidak akan terjadi jika hotel anda dikelola oleh operator.

2. Area Counter Front Office Berantakan

Area Lobby dan  front office sebagai area yang paling pertama dilihat oleh tamu dapat mencitrakan hotel ini secara keseluruhan. Area front office pada hotel tempat kami menginap ini banyak sekali bertebaran barang-barang pribadi milik karyawan hotel seperti helm, tas, jaket bahkan makanan yang belum habis. Sungguh suatu pemandangan yang tidak akan anda temukan di hotel jaringan atau hotel yang dikelola operator hotel.

3. Standing Astray, Lift & Koridor Sangat Kotor……

Baik standing astray yang diletakan di depan lift, kondisi di dalam lift serta koridor kamar tamu semuanya terkesan tidak pernah dibersihkan dan sangat kotor sejak kami check in sampai dengan kami sarapan pagi pada esok harinya. 3 potong  kertas sampah yang sejak pertama kali check in hingga pagi hari pukul 9 kami sarapan pagi di restoran, 3 potong kertas tersebut masih ada di dalam lift, begitu juga dengan kondisi standing astray blm dibersihkan sejak kemarin. Apakah hotel ini tidak memiliki Executive Housekeeper atau minimal supervisor yang berkeliling mengontrol kebersihan area hotel??

4. AC Kamar Dingin, selebihnya Sangat Kacau!

Begitu kami masuk kamar untuk pertama kali, AC dalam kondisi menyala sehingga begitu masuk terasa dingin. Wah hal ini membuat tamu akan merasa nyaman karena tidak perlu menunggu waktu untuk mendinginkan ruangan kamar.  Namun kami penasaran dengan kamar mandinya apakah bersih atau sebaliknya. Ketika kami memeriksa kamar mandi, semuanya sangat mengesankan “Yang Penting ada Kamar Mandi”. Baik wastafel, closed, area shower, shower curtain dll semuanya serba kotor dan berwarna kecoklatan tanda tidak pernah dibersihkan secara maksimal. Area lain di dalam kamar serba tidak terawat kebersihannya, sampai ketika kami membuka black out curtain ternyata berwarna kehitam-hitaman oleh debu yang menempel dalam waktu lama dan tidak dibersihkan. Kami kembali bertanya dalam hati apakah hotel ini tidak memiliki Executive Housekeeper?  Kondisi kamar seperti itu tentu tidak akan terjadi pada hotel yang pengelolaannya diserahkan kepada operator hotel karena akan terus dilakukan pengawasan dari pusat maupun oleh mystery guest

5. Malam Hari Karyawan Bergerombol di Lobby Resto dengan Suara Musik yang Keras

Adanya suara musik dengan suara yang keras di lobby untuk hotel entertainment tentu bukan suatu masalah, namun hotel tersebut bukanlah hotel entertainment namun hotel bisnis. Meskipun waktu itu sudah menunjukan pukul 00.00, namun tingkah laku para karyawan dengan bergerombol di lobby resto, menggelapkan lampu utama lobby serta mengeraskan suara musik mengesankan sikap tidak professional dari para karyawan tersebut. semua terkesan masa bodo dan tidak peduli dengan penilaian para tamu. Hal ini tentu sangat disayangkan karena dapat memberikan citra buruk bagi hotel tersebut, bagi pemilik hotel tersebut atau bagi Manajemen hotel tersebut.

Kami datang sebagai tamu biasa dan tidak secara khusus melakukan inspeksi terhadap berbagai hal di hotel tersebut,  yang kami kemukakan diatas adalah murni apa yang kami lihat secara sambil lalu. Bagaimana jika kami betul-betul melakukan inspeksi terhadap semua aspek produk dan pelayanan dari hotel tersebut?dalam pandangan kami, hotel ini seolah tidak memiliki pengarahan dan pengawasan dari atas seperti Pemilik, Manager Hotel maupun Department Head. Apabila hal ini terus berlanjut maka tentu tidak baik untuk bisnis hotel tersebut karena tidak terawatnya asset hotel akan menimbulkan kekecewaan bagi para tamu dan mereka tidak akan kembali lagi ke hotel anda sehingga secara  jangka panjang bisnisnya akan tidak baik.

Salah satu fungsi adanya operator hotel adalah adanya arahan dan pengawasan terhadap kualitas produk dan pelayanan hotel sehingga pada umumnya hotel-hotel yang dikelola oleh operator tertentu selalu terjaga kebersihannya, terjaga sikap professionalisme karyawannya, terawat assetnya serta terjaga bisnisnya. Terlebih ditengah kompetisi hotel yang semakin ketat, maka kualitas produk dan pelayanan menjadi hal paling utama yang harus diperhatikan oleh pemilik hotel maupun Manager Hotel.

 

Sekian & terima kasih.

 

Salam,

Rohayadi Supriyatno
081213643814

 

Mengelola Hotel di Saat Persaingan Sangat Ketat

“Jangan pernah takut dengan ketatnya persaingan, namun takutlah pada buruknya kwalitas produk hotel anda”

Analisa sederhana ini kami tujukan bagi siapa saja yang saat ini sedang giat mengelola usaha hotel, baik itu manager hotel maupun para pemilik hotel. Apabila ada yang menurut anda bermanfaat dari analisa kami ini, silahkan diimplementasikan ditempat anda. Jika anda sudah mengimplementasikannya secara konsisten, silahkan sedikit bersabar menunggu hasilnya.

Yuk.,kita mulai dengan contoh sederhana ini:

Apabila anda akan melakukan perjalanan ke kota lain dan harus menginap, tentu anda akan ‘browsing’ di internet mencari hotel yang:

  1. Sesuai dengan budget yang anda miliki
  2. Dekat dengan lokasi yang ingin anda tuju

Antara nomor 1 dan nomor 2 diatas bisa budget dahulu atau lokasi dahulu, tergantung mana yang menurut anda lebih urgent.

Pelajaran I

Dari beberapa kalimat diatas, hal yang dapat kita simpulkan adalah bahwa sebuah usaha hotel saat ini, mau tidak mau harus online & beredar di internet secara massive karena akan berpeluang untuk minimal dilihat oleh calon tamu.

Pelajaran II

Pada saat anda akan memutuskan untuk memilih sebuah hotel yang akan anda jadikan tempat menginap, kadang anda melihat dahulu review atau komentar dari para tamu-tamu sebelumnya. Review atau komentar ini ada yang baik dan banyak juga yang buruk “tergantung pengalaman mereka pada saat menginap”. Pelajaran yang dapat kita ambil adalah bahwa image hotel akan sangat dipengaruhi oleh pengalaman para tamu pada saat mereka menginap.

Pengalaman anda sebagai calon tamu baik pada saat melihat website hotel, melakukan reservasi, menelpon untuk meminta informasi, datang ke hotel untuk check in, masuk ke kamar, berinteraksi dengan karyawan hotel dll…,semua membentuk sebuah kesan atau persepsi tentang hotel anda..,this is what is called as momment of truth! inilah kesempatan hotel membuat kesan sebaik-baiknya bagi para tamunya.

Pelajaran III

Sebagai pengelola hotel, manager hotel atau pemilik hotel, sebaiknya mempergunakan semua kesempatan untuk memberikan kesan yang sangat baik bagi para tamu, baik itu kesan melalui media online maupun kesan pada saat tamu datang ke hotel. Never miss the chance as you will never get the second chance to give best first impression:)

Sebagai tamu hotel, anda tentu akan mereview semua yang anda lihat dan anda rasakan di hotel tempat anda menginap tersebut sampai anda menyimpulkan bahwa hotel tersebut really value for money. Jika kesimpulan yang anda dapatkan adalah really value for money atau kwalitas produk sesuai dengan harga, maka kesan tersebut adalah positif. Jika anda sudah check out dari hotel dan harus bercerita kepada orang lain, kira-kira apakah anda akan bicara hal buruk tentang hotel tersebut? Tentu tidak keculai yang berhubungan dengan lokasi dan aksesibilitas jika lokasi hotel tersebut kebetulan kurang strategis menurut anda.

Pelajaran IV

Pada umumnya tamu akan bercerita kepada orang-orang terdekatnya tentang pengalaman tamu tersebut menginap di sebuah hotel. Jika pengalamannya buruk, maka minimal mereka akan bercerita kepada 10 orang yang lain, tentu ini bukan hal yang baik bagi sebuah usaha hotel yang sangat membutuhkan image yang baik dimata konsumen.

Jika anda mengalami sebuah pengalaman yang buruk di hotel, kemungkinan yang anda lakukan ada 3 yaitu:

  1. Komplain ke manajemen hotel secara langsung,
  2. Komplain melalui media sosial.
  3. Anda diam saja

Jika anda sudah komplain secara langsung dan tanggapannya tidak memuaskan anda atau anda malah merasa tidak dihargai layaknya seorang konsumen, maka kemungkinannya adalah anda akan melakukan komplain secara terbuka melalui media sosial atau media online lainnya, jika sudah begini, maka masalah bagi hotel menjadi lebih rumit.

Pelajaran V

Jika ada tamu yang komplain di hotel tentang produk maupun pelayanan, sebaiknya segera ditanggapi oleh manajemen agar tamu tersebut merasa dihargai dan diberi solusi, jika tidak maka mereka akan komplain melalui media sosial dan media online lainnya yang akan berefek sangat buruk bagi hotel.

Pada era keterbukaan saat ini, dengan tingkat persaingan hotel yang cukup tinggi, maka sebaiknya para pengelola hotel lebih berfokus kepada peningkatan kwalitas produk dan pelayanan karena akan sangat menentukan kesuksesan usaha hotel dibandingkan dengan usaha pemasaran yang gigih namun kwalitas produk dan pelayanannya kurang baik.

Demikianlah analisa singkat yang dapat kami sampaikan, silahkan kunjungi kami pada kesempatan dan tulisan yang lain.

Terima kasih.

Salam,

Rohayadi Supriyatno

 

 

Terima Kasih Pembaca.,Thank you!

bisnis hotel

Sudah 4 tahun lebih sejak awal tahun 2010 kami mulai menulis artikel tentang seluk beluk usaha perhotelan & pengelolaan hotel, dan sejak saat itulah artikel-artikel  kami sudah sedikit banyak memberikan manfaat bagi para pembaca yang memang secara sengaja mencari informasi tentang memulai bisnis hotel dari nol.

Artikel-artikel kami tidak hanya bermanfaat bagi para pengusaha hotel, namun juga bermanfaat bagi para professional di bidang perhotelan seperti manager hotel yang ingin menambah wawasan di bidang perencanaan dan pembangunan hotel karena pengetahuan serta wawasan  tersebut lebih banyak diperoleh dengan melakukan banyak interaksi dengan mereka yang terlibat dalam perencanaan dan pembangunan hotel seperti konsultan perencana, dinas-dinas yang berwenang memberikan perizinan usaha hotel, supplier -supplier hotel, kontraktor bangunan hotel, perbankan dll.

Semua artikel yang ada dalam blogsite kami ini 100 % murni hasil pemikiran kami tanpa ada sedikitpun yang kami sadur dari sumber lain sehingga semua yang kami tuangkan dalam blogsite ini dapat kami pertanggungjawabkan.

Sebagai konsultan hotel, kami sudah mengunjungi hampir sebagian besar kota-kota  besar di Indonesia dari Medan sampai Sorong  & Jayapura, Papua dalam rangka memenuhi undangan para pengusaha hotel di daerah untuk bertukar pendapat dan informasi mengenai situasi dan seluk beluk memulai usaha hotel dari perencanaan, pembangunan serta pengelolaan hotel secara normatif, professional serta profitable, dan yang lebih penting lagi adalah dalam kaitan membuat kajian dan  analisa potensi usaha hotel di kota tersebut.

Dalam perjalanan kami sejak tahun 2010 tersebut, selain membantu para pengusaha hotel, kami juga sudah banyak membantu para professional hotel yang ingin terjun ke dunia konsultan perhotelan. Kami juga bekerjasama dengan beberapa operator hotel internasional dan nasional dalam mengerjakan beberapa proyek hotel  yang cukup besar dan tidak dapat kami tangani.

Sesuai dengan judul artikel ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pembaca artikel di blogsite kami ini karena kunjungan anda sangat berarti dan merupakan apresiasi bagi kami. Kadangkala, ada dari beberapa calon pengusaha hotel yang baru pertama kali  terjun ke bisnis hotel ini, mau  bersusah payah mem print out semua artikel kami yang ternyata jika dijadikan satu sudah cukup tebal, entah berapa halaman dan entah sudah berapa judul artikel yang kami tulis di blogsite  ini.

Dalam interaksi kami dengan para owner hotel atau calon owner hotel, banyak sekali pertanyaan yang sering diajukan kepada kami diantaranya:

  • Berapa biaya membangun hotel?
  • Berapa luas tanah yang dibutuhkan untuk membangun budget hotel atau kelas bintang?
  • Berapa biaya perencanaan hotel?
  • Berapa rupiah biaya per meter bangunan hotel?
  • Apa kunci sukses usaha hotel?
  • Kenapa hotel ini selalu ramai oleh tamu?
  • Operator hotel apa yang bagus?
  • Berapa lama pay back period bisnis hotel? berapa ROI?
  • Apakah lokasi tanah saya cocok untuk hotel?
  • Konsep hotel apa yang cocok untuk lokasi tanah saya?
  • Dll.

Apabila anda saat ini juga memiliki pertanyaan-pertanyaan diatas, maka tidak ada salahnya jika anda berkomunikasi langsung dengan kami karena setiap pertayaan diatas akan berbeda-beda jawaban serta penjabarannya disesuaikan dengan kondisi yang melekat pada setiap obyek yang menjadi bahan pertanyaan.

Terima Kasih, Thank you!

Salam,

Rohayadi Supriyatno
Sr.Hotel Consultant
0812-1364-3814

 

 

 

 

KONSULTAN HOTEL


Banyak para pemilik hotel atau calon pemilik hotel yang bertanya kepada kami tentang jasa apa yang dapat kami berikan kepada para pemilik hotel. Sebagai konsultan hotel, kami membantu para pemilik hotel atau para calon pemilik hotel dalam beberapa kategori pelayanan yaitu:

1. Technical Service
Adalah jasa yang kami berikan dalam membantu para calon pemilik hotel atau yang sudah memiliki hotel pada saat mereka ingin memulai bisnis ini. Jasa yang kami berikan mulai dari tahap konsultasi masalah ide hotel atau ide konsep hotel yang akan dibangun. setelah itu, kami membantu dalam hal penentuan lokasi, studi kelayakan, pemilihan arsitek dan kontraktor, pengurusan perizinan hingga pada tahap pemilihan barang-barang kebutuhan hotel dll.

2. Pre Opening Service
Adalah jasa yang kami berikan pada saat pembangunan hotel sudah mendekati tahap penyelesaian. Jasa yang kami berikan meliputi rekruitment pegawai, pelatihan pegawai, penyiapan standar operation & prosedur, policy & procedure, simulasi kerja bagi karyawan sampai hotel tersebut dibuka untuk umum.

3. Operation & Management
Setelah hotel anda dibuka untuk umum, maka dibutuhkan pengelolaan secara baik dan benar agar hotel anda dapat memberikan keuntungan maksimal. Pengelolaan hotel cukup rumit dan banyak menyita waktu dan energi sehingga banyak pemilik hotel yang menyerahkan pengelolaannya kepada para operator hotel, dan sebagai pemilik anda cukup menerima laporan perkembangannya saja. Dengan menyerahkan pengelolaan hotel kepada perusahaan pengelola hotel, anda dapat lebih memfokuskan diri pada pengembangan usaha seperti pembangunan hotel baru di wilayah lain.

Demikianlah tiga service utama yang kami berikan sebagai konsultan hotel kepada para pemilik hotel atau calon pemilik hotel di Indonesia, kami yankin bahwa sinergi antara anda sebagai pemilik hotel dan kami sebagai pengelola hotel akan mampu membawa bisnis hotel anda kearah yang lebih baik dan menguntungkan.
KN HOTELS Management adalah Konsultant dan Pengelola Hotel yang Paling Disukai di Indonesia

Langkah Memulai Bisnis Hotel


Bisnis hotel adalah bisnis yang sangat menguntungkan dan sustainable atau bertahan lama. Salah satu hal yang pasti dari memiliki bisnis hotel adalah mendapatkan nilai jual property hotel anda yang jauh lebih tinggi dari modal yang anda keluarkan pada saat pembangunannya, bahkan apabila hotel anda selalu ramai dikunjungi tamu dengan tingkat huni yang tinggi maka nilai hotel anda akan berlipat lipat. Disinilah kuncinya mengapa pengusaha yang sudah memiliki satu hotel akan dalam waktu yang tidak terlalu lama memiliki hotel baru yang lain.

Berbeda dengan bisnis lain, kesuksesan bisnis hotel dikarenakan para pemilik maupun pengelola hotel lebih banyak menitikberatkan kepada faktor SDM sebagai pelaksana. Sudah banyak slogan perusahaan besar pengelola hotel yang menyatakan bahwa bisnis hotel adalah mengenai bagaimana menyenangkan para tamu dan untuk dapat menyenangkan para tamu maka para karyawan yang bekerja di suatu hotel haruslah merasa senang terlebih dahulu, dan bagaimana untuk membuat karyawan senang, tentu banyak caranya.

Selain itu, faktor lokasi , faktor harga, faktor kebersihan dan kenyamanan, faktor fleksibilitas juga memegang peranan yang sangat penting terdadap kesuksesan bisnis ini, sehingga bagi anda yang berencana memulai business hotel dapat mempertimbangkan faktor-faktor diatas.

Memulai bisnis hotel, secara teknisnya dapat kami jabarkan dalam langkah-langkah dibawah ini:

1. Ide atau Konsep Hotel.

Banyak pemilik hotel atau pengusaha hotel yang sukses memulai bisnis ini dari nol hanya dengan memiliki ide atau konsep cemerlang tentang hotel yang akan dibangunnya.

2. Permodalan
Setelah ide anda cukup menggebu dan anda merasa sangat yakin dengan ide tersebut, maka langkah selanjutnya adalah dengan melihat faktor permodalan anda. Berapa biaya yangdibutuhkan untuk membangun sebuah hotel? Tentu disesuaikan dengan besar kecilnya hotel yang kelak akan anda bangun. Namun apabila permodalannya tidak begitu besar, anda tetap dapat membangun hotel dengan konsep simple atau budget hotel.
Memulai membangun hotel tidak harus anda memiliki modal 100% namun anda bisa memulai dengan menyediakan 40-50% nya saja, selebihnya bisa anda dapatkan dari pinjaman bank. Lebih jauh tentang tata cara membangun hotel dengan pembiayaan perbankan sudah kami buatkan penjabarannya dalam artikel kami yang lain.

3. Penentuan Lokasi

Faktor lokasi sangat menentukan kesuksesan usaha hotel sehingga pemilihan lokasi harus anda lakukan dengan sangat hati-hati. Pada penentuan lokasi ini, anda dapat membeli tanah yang masih kosong atau tanah dengan bangunan yang tidak berfungsi dan dapat anda beli dengan harga yang tidak terlalu tinggi.

4. Buat Studi Kelayakan atau Feasibility Study

Kadangkala kita sangat yakin dengan insting bisnis kita, namun perhitungan cermat dan investigasi mendalam dari sebuah studi kelayakan akan sangat membantu anda. Studi kelayakan dapat memberikan gambaran yang akurat dan detail tentang prospek bisnis hotel anda, jenis hotel anda, berapa jumlah kamar yang harus dibangun, fasilitas apasaja yang perlu dan tidak perlu, berapa harga kamarnya berapa investasinya sampai berapa lama investasi anda akan kembali. Dengan studi kelayakan, anda dapat mencegah terjadinya kerugian besar yang diakibatkan salah dalam merancang hotel anda. Agar Hasil dari Study Kelayakan ini hasilnya murni dan fair, maka sebaiknya Studi Kelayakan dibuat oleh konsultan bisnis hotel yang mengerti betul tentang seluk beluk bisnis hotel.

5. Libatkan Konsultan Hotel 
Dengan melibatkan konsultan hotel, akan banyak mengurangi beban pekerjaan perencanaan hotel anda dan dengan adanya konsultan hotel maka perencanaan detail terhadap rencana operasional hotel dapat dilakukan dengan lebih baik. Adanya konsultan hotel dapat menghemat banyak dana yang disebabkan anda salah beli barang dan peralatan serta salah design yang menyebabkan pembangunan harus dibongkar ulang dikarenakan tidak operation wise.

6. Penentuan Arsitek 
Untuk mendesign hotel agar maksimal dalam pemanfaatan ruang dan agar kontraktor dapat membangun hotel dengan biaya effisien maka dibutuhkan seorang arsitek atau konsultan perencana dalam perencanaan pembangunan hotel anda. Arsitek akan menggambar seluruh arsitektur bangunan, membuat gambar mekanikal & elektrikal serta plumbing sampai membuat rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan hotel anda tersebut. Gambar arsitektur juga dibutuhkan dalam pengurusan IMB hotel anda.

7. Pengurusan Perijinan
Sebelum anda membangun hotel, anda harus mengurus segala perijinannya. Yang paling pertama tentunya adalah izin lokasi karena tanpa izin ini tentu anda tidak dapat mengurus izin-izin yang lain dari pemda setempat. Tentang apa saja perizinan hotel, silahkan lihat pada halaman tentang perizinan hotel disini

8. Penentuan Kontraktor & Konsultan Pengawas

Setelah design arsitektur  hotel anda selesai dan Izin Mendirikan Bangunan didapatkan dari Pemda setempat, maka tahap selanjutnya adalah menentukan siapa yang akan menjadi kontraktor pembangunan hotel anda. untuk menentukan siapa kontraktor pembangunan hotel, dapat dikakukan dengan cara tender atau penunjukan langsung. Selain kontraktor, anda juga harus menentukan siapa yang akan menjadi Konsultan Pengawas atau Konsultan MK yang bertugas mengawasi kontraktor agar proses pembangunan berjalan tepat waktu serta sesuai dengan spesifikasi2 yang dibuat oleh konsultan perencana. Konsultan Pengawas adalah wakil dari Project Owner dalam proses pembangunan hotel.

9. Belanja Kebutuhan Barang dan Perlengkapan Hotel.
Untuk kebutuhan ini, anda dapat melakukannya sendiri, namun dengan adanya konsultan yang membantu anda maka terjadinya salah beli atau harga barang terlalu mahal dapat anda hindari. Barang-barang kebutuhan operasional hotel cukup mahal harganya sehingga terjadinya salah beli akan mengakibatkan investasi yang membengkak.

10. Persiapan Pembukaan Hotel
Apabila sampai tahap nomor 9 anda melakukannya tanpa bantuan Konsultan hotel, maka pada tahap persiapan pembukaan hotel ini, anda benar benar harus menyewa seorang konsultan atau tenaga ahli untuk melakukan rekruitmernt pegawai, pembuatan standar operasional & prosedur, training dll. Untuk kebutuhan ini, anda tidak dapat lakukan sendiri kecuali jika anda memang seorang ahli di bidang manajemen hotel dengan pengalaman yang cukup.

11. Pembukaan Hotel 

Setelah hotel anda dibuka untuk umum, anda akan mengalami masa-masa dimana tidak ada tamu yang datang menginap dihotel anda. Dibutuhkan kerja keras dari tenaga pemasaran untuk dapat menghadirkan tamu ke hotel anda sehingga pada tahap awal ini, anggaran pemasaran harus mendapatkan prioritas utama.

Demikian sekilas yang dapat kami sampaikan tentang tata cara memulai bisnis hotel, kami yakin bahwa memiliki hotel bukanlah monopoli kalangan dengan modal besar, namun dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki tekad kuat dan ketekukan dalam memulai bisnis ini, ditambah kejelian dalam melihat peluang. Kami sangat senang jika tulisan ini dapat menginspirasi anda untuk memulai berbisnis di bidang perhotelan, terlebih lagi jika anda memanfaatkan jasa kami sebagai konsultan dan pengelolanya.

Salam Hangat,

Rohayadi Supriyatno
Sr. Hotel Consultant/ 0812.1364.3814

Menyiapkan Pre Opening Hotel, Seberapa Pentingkah?

www.knhotels.com

Pre Opening hotel, atau tahap persiapan sebelum suatu hotel dibuka adalah saat yang sangat kritis bagi kelanjutan usaha bidang perhotelan. Selain faktor lokasi yang menduduki urutan pertama agar suatu hotel bisa sukses, faktor operasional dan pemasaran adalah hal yang tidak kalah pentingnya, dan faktor tersebut dimulai pada tahap ini.

Banyak pemilik hotel yang tidak tahu bagaimana melakukan set up hotel,pun tidak semua orang yang berkecimpung di dunia perhotelan mampu melakukan tahap ini dengan baik. butuh perencanaan yang matang, detail dengan timeline yang jelas agar proses ini bisa berjalan dengan baik. namun tetap saja semua itu harus didukung dari sisi finansial yang mencukupi.

Ada banyak cara bagi pemilik hotel agar dapat melalui tahap ini dengan baik yaitu dengan meminta bantuan jasa operator dalam negeri di bidang perhotelan seperti sahid, santika, horison, bidakara, aryaduta dll, atau dengan para operator International seperti Accor, Aston, Tauzia, Hyatt dll dimana biasanya akan dilanjutkan dengan tahap pengelolaan. Namun, apabila fee yang harus dibayarkan kepada para operator tersebut dirasa terlalu mahal, maka pemilik dapat meminta bantuan para tenaga ahli di bidang perhotelan yang juga memberikan asistensi dalam tahap pre opening maupun pengelolaan dengan biaya yang lebih reasonable tetapi dengan hasil yang cukup baik.

Banyak pemilik hotel yang bertanya dan meminta asistensi kami untuk melakukan tahap pre opening ini, yang mana tahapan-tahapan tersebut kami kelompokan kedalam beberapa tahapan penting dibawah ini:

1. Tahap Survey
Tahapan survey dibutuhkan untuk melakukan diagnosa langsung, meninjau lokasi, melihat persiapan fisik bangunan dan menganalisa kebutuhan.

2. Tahap Penawaran
Setelah melakukan survey ke lokasi dan melakukan diagnosa mengenai jasa persiapan apa yang dibutuhkan untuk pre opening, pihak operator akan memberikan penawaran jasa technical service ( apabila dibutuhkan), pre opening service dan management service.

3. MOU atau Penandatanganan Perjanjian kerjasama
Apabila kedua belah pihak sudah sepakat untuk melakukan kerjasama di bidang pre opening hotel dan atau Pengelolaan hotel, maka tahap penting berikutnya adalah penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding antara kedua belah pihak. tanpa adanya MOU ini maka tidak akan pernah ada kerjasama antara pemilik hotel dan pengelola hotel. Hal yang paling menonjol dalam MOU ini adalah scope pekerjaan dan tanggung jawab dari si pengelola serta berapa fee yang harus dibayar oleh pemilik hotel atas jasa yang diberikan oleh pengelola.

4. Tahap Pelaksanaan.
Setelah dilakukan penandatangana MOU, maka operator hotel akan melakukan pekerjaann pre opening ini berdasarkan scope pekerjaan dan tanggung jawab yang tertuang dalam MOU. Tahap pre opening hotel biasanya memakan waktu 4 sampai 6 bulan sebelum hotel dibuka, dan bisa dipersingkat waktunya menjadi 2 atau 3 bulan disesuaikan dengan kebutuhan.

Selanjutnya, apabila pihak operator sudah mulai dengan pekerjaannya, pertanyaan yang sering muncul adalah apa kira-kira pekerjaan yang dilakukan oleh pihak operator atau konsultan pada tahap pre opening tersebut?
Menjawab hal tersebut, kami akan menurunkannya dalam tulisan kami selanjutnya dengan tema ‘Tahapan-Tahapan Pre Opening Sebuah Hotel’, silahkan tunggu kehadirannya:)
www.knhotels.com