Website untuk hotel kecil


www.knhotels.com

Kemajuan teknologi informasi di Indonesia sangat pesat sekali. saat ini orang sudah dapat mengakses internet dari mana saja, bahkan saat sedang mengendarai kendaraan bermotor atau sedang ada di pesawahan.

Kemajuan ini sangat positif untuk menunjang bisnis perhotelan atau bisnis apapun mengingat Indonesia negara yang terdiri dari beribu pulau dan merupakan pasar sangat luas untuk berbagai produk khususnya hotel. kemajuan ini juga membuat biaya berinternet semakin murah sehingga melkukan aktifitas pemasaran melalui media online semakin diminati. Dengan pemasaran secara online, banyak biaya yang bisa ditekan seperti biaya transportasi, akomodasi, konsumsi sales, telepon dll.

Mengingat biaya internet yang sudah murah, maka sudah selayaknya bagi anda pemilik hotel kecil maupun menengah mulai menggiatkan kegiatan internet marketing bagi hotel anda. kegiatan internet marketing ini, dibanyak hotel besar saat ini ditangani secara khusus oleh bagian e-commerce dengan seorang e-commerce manager sebagai kepala bagiannya.

Untuk melakukan kegiatan internet marketing bagi hotel anda, syarat standar yang harus dimiliki adalah ‘website hotel anda’. dengan memiliki website, kegiatan internet marketing bisa dikakukan kapan saja dan dari mana saja atau bahkan anda bisa meneerima pemesanan kamar secara online.

Saat ini, website dapat dimiliki dengan biaya yang sangat murah dengan hasil desain yang sangat bagus, dan kabar bagusnya adalah bahwa kN Hotels Management memiliki divisi web development untuk hotel kecil dan menengan dengan biaya yang sangat murah yaitu hanya Rp.500.000,- dengan perincian sbb:

1. Domain and 50 MB Hosting Space untuk 1 tahun.
2. Web design yang menarik.
3. 5 halaman
3. Instalasi content management system
4. 3 email accounts dengan alamat domain hotel anda
6. Full support untuk 1 tahun
7. Submit ke google sitemap serta optimisasi web melalui SEO

Contoh dari website hasil karya kami adalah:

www.knhotels.com
www.desa-villa.com
www.5hotelpuncak.com
www.villabungabunga.com

Advertisements

Hotel di Dalam Gedung atau Ruko dijadikan Hotel?


Sebuah Ide Bisnis
www.knhotels.com

Sudah banyak sekali kita jumpai hotel di kota-kota besar dengan bangunan yang cukup mewah dan mentereng, atau hotel-hotel dikawasan tempat wisata yang kita sebut juga dengan resort hotel. keduanya membutuhkan investasi yang tidak sedikit dalam pembangunannya karena selain lahan yang dibutuhkan juga sudah mahal, perijinan dan konstruksi juga akan banyak memakan biaya.

Namun, bagi anda yang ingin memiliki usaha hotel tanpa harus membeli tanah, menyiapkan konstruksi dll, sudah selayaknya anda berfikir untuk menyewa. ya, menyewa sebagian bangunan atau mungkin saja ruko yang memiliki lokasi strategis dan difungsikan sebagai hotel atau ruang meeting.

Menyewa sebagian bangunan, atau ruko untuk dialihfungsikan menjadi hotel memang sangat memungkinkan. bahkan, jika pemilik bangunan atau ruko mau melakukannya dengan skema kerjasama, hal ini akan lebih meminimalkan biaya, minimal tidak harus mengeluarkan biaya sewa untuk jangka waktu sekian tahun. Dalam dunia pengelolaan usaha hotel ada istilah skema Build Operating Transfer yang artinya pengelola merenovasi atau membangun hotel, mengelola untuk jangka waktu tertentu yang biasanya 25 tahun dan setelah jangka waktu tercapai maka property hotel beserta isinya akan menjadi hak pemilik tanah atau bangunan.

Kota metropolitan seperti Jakarta yang sangat padat dengan lalulintas yang buruk, membuat orang akan mencari lokasi akomodasi maupun ruang meeting yang tidak jauh dari kantor mereka, hal ini adalah salah satu peluang bisnis hotel maupun ruang meeting di dalam gedung. saat ini, ruang pengelola ruang meeting di dalam gedung sudah mulai banyak bermunculan di Jakarta dan kota besar lainnya di Indonesia, namun pelakunya adalah para investor asing. sebut saja Regus, the executive center, CEO suites dll. Untuk hotel,Ritz Carlton & Marriot yang sudah melakukannya.

Sekarang, adakah inverstor dalam negeri yang mau melakukan hal yang sama..??
www.knhotels.com

Operator Berlomba Menawarkan Konsep Budget Hotel


www.knhotels.com

Perkembangan budget hotel menjadi fenomena tersendiri di industri perhotelan dalam negeri. kalau di laur negeri, ada istilah hostel, motel, inn bed and breakfast dan sejenisnya yang di Indonesia itu adalah hote-hotel kelas melati.

Dengan kejelian para operator hotel akan pangsa pasar dalam negeri serta kebaggaan tersendiri akan identitas yang berbau barat, maka lahirlah konsep smart hotel seperti formule1 & pullman yang lahir dari Accor, Aston dengan the Quest-nya, Santika dengan Amaris-nya, Horison dengan Reddot-nya dll.

Smart Hotel non jaringan juga banyak bermunculan seperti Smart Hotel di Jakarta, Studio one di Jakarta dan munculnya guest house yang dengan design minimalis mengusung konsep smart hotel tersebut.

Apabila banyak operator hotel jaringan yang mulai melirik pasar budget hotel untuk kalangan menengah, sudah selayaknyalah para pemilik maupun pengelola hotel sejenis di dalam negeri untuk berbenah diri agar tetap kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat ini.

Salam Hotelier:)
www.knhotels.com

International Chain,National Chain atau Independent Hotel?


www.knhotels.com

Apa keuntungan dan kerugian bagi pemilik  hotel jika property-nya bergabung dengan suatu chain hotel..???

Pada tahun-tahun terakhir ini,invasi dan expansi perusahaan pengelola hotel dengan system jaringan atau International Chain Hotel Management Company dari berbagai penjuru dunia yang beroperasi di Indonesia berkembang dengan sagat pesat.  Perhatikanlah, jika dahulu kita hanya mengenal Hyatt, Mandarin,Hilton,Intercontinental dan Accor, maka sekarang ini ada beberapa pemain yang masih terbilang baru namun sudah menunjukan perkembangan yang sangat luar biasa seperti Aston,Alila,Swissbelhotel,Bestwestern,Tauzia, Core International dll.

Bagaimana dengan perusahaan pengelola hotel dalam negeri sendiri? ya, ternyata selain International Chain, perkembangan perusahaan pengelola hotel dalam negeri atau National Hotel Chain Company pun menunjukan perkembangan yang sangat pesat, misalnya Sahid Group,Santika Group,Bidakara Group,Horison Group,Singgasana Hotels (Sultan),Aryaduta,Jayakarta,Sofyan Group dan yang terakhir Kagum Group yang beroperasi di kota Bandung.

Lalu siapakah mereka?apakah mereka pemilik hotel atau pengelola hotel?

Perusahaan pengelola hotel adalah perusahaan yang didalamnya berisi para ahli di bidang perhotelan dimana mereka dulunya adalah juga karyawan hotel. Untuk International Chain Hotel, sebagian besar adalah perusahaan yang khusus menjadi pengelola hotel, namun untuk Nasional Chain Hotel hampir semuanya adalah berangkat dari pemilik hotel kemudian berexpansi menjadi perusahaan pengelola hotel.

Mengapa perusahaan pengelola hotel?apakah ini suatu bisnis baru?

Di Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan hotel sudah ada sejak lama, namun baru terasa perkembangannya 10 tahun terakhir ini terutama setelah terjadinya kerusuhan Mei 2008 dan berkembang sangat pesat dalam 5 tahun terakhir.

Bagaimana perusahaan pengelola hotel bekerja dan dari mana sumber penghasilannya?

Bahwa setiap perusahaan pengelola hotel memiliki ‘Brand Hotel’ sendiri-sendiri yang sudah dilindungi Undang-Undang, apabila ada pemilik hotel yang menginginkan penggunaan ‘brand’ atau merek atau nama hotel tersebut maka pemilik hotel akan dikenakan biaya royati. selanjutnya, penggunaan ‘brand’ atau merek tidak dimungkinkan tanpa adanya pengelolaan dari pemilik merek sehingga antara ‘brand’ dan pengelolaan adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan atau satu paket sehingga pemilik akan dikenakan lagi biaya pengelolaan yaitu ‘base management fee’  yang diambil sekian persen dari total hotel revenue dan incentive fee yang diambil sekian persen dari gross operating profit atau revenue dikurangi biaya operasional. selain fee-fee diatas ada beberapa perusahaan yang juga mengenakan fee marketing dll.

Melihat begitu banyaknya fee-fee yang harus ditanggung oleh pemilik hotel,kemudian apa yang menjadi keuntungan bagi pemilik jika bergabung dengan suatu chain hotel?

Ada banyak keuntungan yang diperoleh oleh pemilik hotel jika hotelnya dikelola oleh perusahaan chain hotel diantaranya:

1. Brand hotel atau Merek Hotel atau Nama Hotel sudah terkenal

2.Standarisasi baik dari segi fisik maupun management

3.Standarisasi sistem pelayanan

4.Sistem pemasaran yang terpadu, dll.

Selanjutnya bagaimana dengan hotel-hotel yang dikelola sendiri oleh pemiliknya atau Independdent hotel?bahwa dengan swa kelola, pemilik tidak akan kehilangan sejumlah fee-fee yang harus dibayarnya jika hotelnya dikelola oleh perusahaan pengelola, namun keuntungan-keuntungan yang ada jika bergabung dengan chain hotelpun mungkin lebih sulit untuk didapatkan. Diperlukan kerja keras yang cukup lama untuk membangun sebuah nama besar atau kredibilitas yang tentunya harus didukung dengan komitment dan konsistensi yang baik dalam jangka panjang.

www.knhotels.com

Hotel Affiliate Marketing, Program Pemasaran Hotel Secara Bersama


www.knhotels.com

Pernahkah kita menghitung berapa jumlah hotel berbintang dan non bintang yang ada di Indonesia dan berapa jumlah tamu yang menginapnya??data tersebut seharusnya ada di PHRI atau Departemen Pariwisata Seni dan Budaya atau di Biro Pusat Statistik.

Dengan kemajuan tekhnologi saat ini,semua data dapat di akses melalui internet secara real time,namun berhubung baik PHRI,Debudpar dan BPS memiliki tugas yg lebih banyak dan lebih besar sehingga data-data semacam itu kurang mendapat porsi perhatian yang lebih.

Adanya hotel dikarenakan adanya masyarakat yang membutuhkan jasa sarana akomodasi,sama halnya dengan adanya warung makan dikarenakan adanya kebutuhan orang akan makan. masyarakat membutuhkan jasa akomodasi hotel dikarenakan adanya kegiatan baik bisnis maupun liburan yang mengharuskannya tinggal diluar rumahnya.

Yang perlu dipahami bahwa masyarakat yang memiliki intensitas tinggi  melakukan perjalanan jauh dan harus menginap dihotel,adalah pasar potensial bagi setiap hotel dikota yang ditujunya. jika Mr.X dalam seminggu harus menggunjungi 3 kota berbeda dan harus menginap,sudah dapat dipastikan bahwa Mr.X adalah pasar bagi 3 hotel di 3 kota yang berbeda tersebut.

Mr.X adalah contoh tunggal,bagaiman jika ada 1jt Mr.X yg lain yang minimal dalam satu bulan akan berkunjung ke 10 kota yang berbeda..??

Dapat dipahami bahwa banyaknya pemilik hotel yang bergabung ke dalam suatu merek hotel tertentu dan sudah memiliki nama besar adalah agar hotel tersebut dapat menjadi hotel tujuan bagi jutaan Mr.X seperti dijelaskan sebelumnya.

Lalu bagaimana bagi hotel-hotel Independen yang tidak bergabung kedalam suatu merek tertentu, namun sudah memiliki standar operasional dan pelayanan yang sangat baik?Nah,berangkat dari sanalah ide tentang Hotel Affiliiate Marketing atau pemasaran hotel secara bersama tesebut harus mulai dilakukan. Lalu bagaimana caranya?

Yang perlu diketahui adalah bahwa tamu yang menginap di htl X di kota Jakarta kemungkinan besar akan juga menginap di suatu hotel yang sekelas dengan hotel X di kota lain,nah tamu-tamu inilah yang harus dijadikan target pasar bagi program pemasaran bersama.

Untuk selanjutnya silahkan tunggu article kami berikutnya…www.knhotels.com

Salam Sukses…!

Konsep Hotel Boutique


By KN HOTELS Management

Di sepanjang tahun 2008-2009,banyak sekali hotel-hotel baru di Indonesia yang mulai beroperasi. dari sekian banyak hotel-hotel tersebut, tidak sedikit yang mengusung konsep dan merek dagang dengan nama Boutique Hotel.

Pada tahun-tahun sebelumnya,jika kita mendengar kata boutiqe,pikiran kita langsung membayangkan sebuah toko pakaian kelas atas di lokasi pusat perbelanjaan yang elite dengan harga barang yang sangat mahal, dan memang demikian adanya bahwa kata boutique sebelumnya lebih banyak digunakan oleh toko pakaian yg exclusive atau toko barang antique.

Lalu apa itu Boutique Hotel?apakah ini berarti hotel boutique adalah hotel yang juga berfungsi sebagai toko pakaian atau barang antik yang sangat mahal?ternyata tidak demikian.

Bahwa yang dimaksud dengan hotel boutique adalah hotel yang memiliki design bangunan dan interior yang sangat unik,up to date dan bergaya modern life style  sehingga hotel boutiqe juga dinamakan Design Hotel atau Life Style Hotel.

Hotel Boutiqe harus memiliki suatu keunikan design bangunan dan interior yang sangat berbeda dengan bangunan hotel pada umumnya,dia juga harus didukung dengan konsep pelayanan yang sangat unik,serta kesepadanan dengan gaya hidup masyarakat dilokasi tempat hotel itu berdiri sehingga tidaklah mengherankan jika hotel boutique berlokasi dikawasan yang sangat elite di sebuah pusat kota besar seperti Jakarta.

Lalu siapakah pasar dari hotel boutique ini?apakah pasarnya memang ada atau pasarnya diciptakan oleh keberadaan hotel boutique itu sendiri?

Berbicara tentang pasar dari hotel boutique sama halnya dengan membicarakan mobil ferrari atau BMW atau Mercedez Benz dengan dua pintu.mobil-mobil tersebut di design dan diproduksi untuk pasar tertentu yang mana pasarnya ada tapi tidaklah banyak.begitu juga dengan hotel boutique,memiliki pasar tersendiri dari suatu masyarakat yang memiliki gaya hidup ultra modern  dan unik.

Lalu bagaimana dengan banyaknya hotel boutique yang bermunculan saat ini?apakah mereka benar-benar hotel boutique atau sekedar nama? memang ada dari hotel-hotel tersebut yang benar-benar hotel dengan konsep dan design boutique hotel,namun tidak sedikit pula yang hanya sekedar nama tanpa konsep dan design yang hotel boutique yang sesungguhnya.

Yang saat ini menjadi tantangan bagi para pengelola maupun pemilik dari hotel boutique adalah edukasi pasar tentang keberadaan hotel boutique itu sendiri serta benar-benar menerapkan konsep hotel boutique yang sesungguhnya baik dari design,pelayanan,serta kesepadanan dengan gaya hidup ultra modern masyarakat sekitar.

Trend Bisnis Hotel di th 2010


www.knhotels.com

Banyak analis memperkirakan bahwa tahun 2010 ini adalah tahun yang sangat baik bagi iklim semua bidang usaha.Ekonomi Indonesia akan mengalami peningkatan dengan cukup signifikan, hal ini bisa dicapai karena di tahun 2010 ini situasi POLKAM sangat kondusif.

Bisnis hotel,atau bisnis jasa akomodasipun akan mengalami perbaikan karena dampak kondusifnya situasi dalam negeri akan berpengaruh terhadap banyaknya orang-orang baik dari luar negeri maupun di dalam negeri melakukan aktifitas perjalanan yang membutuhkan sarana akomodasi.

Bidang propertyseperti hotel mengalami peningkatan yang cukup pesat di tahun 2009 dan akan mengalami puncaknya di tahun 2010 dimana banyak sekali property hotel yang selesai dibangun dan akan mulai beroperasi di th 2010 dengan berbagaimacam merek,konsep bisnis dan system pengelolaan sehingga akan meramaikan peta persaingan usaha untuk memperebutkan ceruk pasar yang juga ikut berkembang.

Bahwa banyak sekali hotel-hotel yang berdiri dan beroperasi di Indonesia, dikarenakan Indonesia adalah pasar yang sangat besar dengan jumlah penduduknya yang lebih dari 200 jt, jadi bisa dikatakan bahwa masyarakat Indonesia sendiri  adalah pasar yang sangat potensial bagi hotel-hotel tersebut.

Masyarakat Indonesia yang semakin dinamis dan juga kritis,sedang disuguhi dengan berbagai tawaran konsep hotel yang juga sangat dinamis. masyarakat saat ini berfikir serba praktis,simple dan effisien sehingga pengusaha pun dituntut untuk bisa menyuguhkan sesuatu yang sesuai dengan apa yang sedang terjadi dan menjadi keinginan masyarakat ( pasar ).

Kemudian bagaimana dengan trend bisnis hotel di Indonesia  th 2010..??

Mengingat bahwa bisnis yang bisa berjalan dengan baik adalah bisnis yang selalu bisa mengikuti tuntutan pasar,maka demikian juga yang bisnis perhotelan ini. hotel-hotel yang mengusung konsep simple,praktis dan effisien lah yang akan banyak diminati oleh pasar. Anda pemilik atau pengelola hotel..??jika ya,ada baiknya anda mulai berfikir tentang konsep ini.
www.knhotels.com