Menyiapkan Pre Opening Hotel, Seberapa Pentingkah?

www.knhotels.com

Pre Opening hotel, atau tahap persiapan sebelum suatu hotel dibuka adalah saat yang sangat kritis bagi kelanjutan usaha bidang perhotelan. Selain faktor lokasi yang menduduki urutan pertama agar suatu hotel bisa sukses, faktor operasional dan pemasaran adalah hal yang tidak kalah pentingnya, dan faktor tersebut dimulai pada tahap ini.

Banyak pemilik hotel yang tidak tahu bagaimana melakukan set up hotel,pun tidak semua orang yang berkecimpung di dunia perhotelan mampu melakukan tahap ini dengan baik. butuh perencanaan yang matang, detail dengan timeline yang jelas agar proses ini bisa berjalan dengan baik. namun tetap saja semua itu harus didukung dari sisi finansial yang mencukupi.

Ada banyak cara bagi pemilik hotel agar dapat melalui tahap ini dengan baik yaitu dengan meminta bantuan jasa operator dalam negeri di bidang perhotelan seperti sahid, santika, horison, bidakara, aryaduta dll, atau dengan para operator International seperti Accor, Aston, Tauzia, Hyatt dll dimana biasanya akan dilanjutkan dengan tahap pengelolaan. Namun, apabila fee yang harus dibayarkan kepada para operator tersebut dirasa terlalu mahal, maka pemilik dapat meminta bantuan para tenaga ahli di bidang perhotelan yang juga memberikan asistensi dalam tahap pre opening maupun pengelolaan dengan biaya yang lebih reasonable tetapi dengan hasil yang cukup baik.

Banyak pemilik hotel yang bertanya dan meminta asistensi kami untuk melakukan tahap pre opening ini, yang mana tahapan-tahapan tersebut kami kelompokan kedalam beberapa tahapan penting dibawah ini:

1. Tahap Survey
Tahapan survey dibutuhkan untuk melakukan diagnosa langsung, meninjau lokasi, melihat persiapan fisik bangunan dan menganalisa kebutuhan.

2. Tahap Penawaran
Setelah melakukan survey ke lokasi dan melakukan diagnosa mengenai jasa persiapan apa yang dibutuhkan untuk pre opening, pihak operator akan memberikan penawaran jasa technical service ( apabila dibutuhkan), pre opening service dan management service.

3. MOU atau Penandatanganan Perjanjian kerjasama
Apabila kedua belah pihak sudah sepakat untuk melakukan kerjasama di bidang pre opening hotel dan atau Pengelolaan hotel, maka tahap penting berikutnya adalah penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding antara kedua belah pihak. tanpa adanya MOU ini maka tidak akan pernah ada kerjasama antara pemilik hotel dan pengelola hotel. Hal yang paling menonjol dalam MOU ini adalah scope pekerjaan dan tanggung jawab dari si pengelola serta berapa fee yang harus dibayar oleh pemilik hotel atas jasa yang diberikan oleh pengelola.

4. Tahap Pelaksanaan.
Setelah dilakukan penandatangana MOU, maka operator hotel akan melakukan pekerjaann pre opening ini berdasarkan scope pekerjaan dan tanggung jawab yang tertuang dalam MOU. Tahap pre opening hotel biasanya memakan waktu 4 sampai 6 bulan sebelum hotel dibuka, dan bisa dipersingkat waktunya menjadi 2 atau 3 bulan disesuaikan dengan kebutuhan.

Selanjutnya, apabila pihak operator sudah mulai dengan pekerjaannya, pertanyaan yang sering muncul adalah apa kira-kira pekerjaan yang dilakukan oleh pihak operator atau konsultan pada tahap pre opening tersebut?
Menjawab hal tersebut, kami akan menurunkannya dalam tulisan kami selanjutnya dengan tema ‘Tahapan-Tahapan Pre Opening Sebuah Hotel’, silahkan tunggu kehadirannya:)
www.knhotels.com